Penerbit Buku Islam
Penerbit Buku Islam

Membayangkan situs macam Amazon yang awalnya hanya berjualan buku lewat Internet. Padahal mereka bukanlah penerbit buku. Mereka hanya memajang buku dari penerbit-penerbit lain. Bahkan yang dipajang hanya gambarnya doank! Apa mereka nyetok buku? Rasanya tidak!

Oleh karena itu berbisnis lewat Internet walau sekedar memasarkan buku rasanya tetap merupakan pasar yang menjanjikan. Terlebih ke depannya orang lebih suka dengan yang praktis-praktis : pesan dari internet, buku sampai di rumah. Kalau nggak mau ngikuti perkembangan jaman, ya sudah jelas para penerbit buku akan tergerus masa, apalagi sekarang sudah banyak yang namanya e-book.

Buku Islam juga harus mengikuti perkembangan jaman. Sesuatu yang religius bukan berarti kedap dengan teknologi. Menyiarkan agama Islam lewat buku sudah barang tentu merupakan kegiatan mulia karena ikut menyebarkan kebaikan. Oleh karena itu, sudah sewajarnya jika penyebaran buku Islam juga membutuhkan sentuhan teknologi yaitu pemasaran lewat Internet.

Jika pemahaman ini diselami oleh para penerbit buku Islami, sudah pasti perkembangan dunia perbukuan dan dunia ke-Islam-an di tanah air akan mengarah ke arah yang positif. Dan sebaliknya, tanpa mengadopsi perkembangan jaman, buku sebagai ilmu pengetahuan hanya akan menjadi fosil yang layak masuk museum.